Kasus Dugaan Perundungan Siswa di Cianjur Viral, Komisi IV DPRD Minta Penanganan Serius

CIANJUR – MATA JURNAL
Kasus dugaan perundungan terhadap dua siswa SMP di Kabupaten Cianjur yang sempat viral di media sosial menuai perhatian serius dari Komisi IV DPRD setempat. Insiden tersebut dilaporkan melibatkan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA, hingga menyebabkan korban mengalami luka fisik dan trauma.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Rustam Efendi, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menilai kasus ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk lebih serius dalam menangani persoalan bullying di lingkungan pendidikan.
“Kami sebagai orangtua dan juga bagian dari legislatif, khususnya Komisi IV yang menjadi mitra pendidikan, tentu sangat prihatin dengan kejadian ini,” ujarnya kepada Mata Jurnal Siliwangi, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, penanganan kasus perundungan tidak cukup hanya dengan memberikan sanksi kepada pelaku. Diperlukan langkah pencegahan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pihak sekolah, hingga keluarga.
Ia menekankan pentingnya peran Dinas Pendidikan, orangtua, serta lingkungan sekitar dalam menciptakan suasana yang aman dan ramah bagi anak-anak. Selain itu, Rustam juga mengingatkan agar penggunaan gadget pada anak dapat lebih dikontrol, mengingat dampaknya terhadap kondisi psikologis.
“Penggunaan gadget, tontonan televisi, hingga akses internet perlu dibatasi. Semua pihak harus bahu-membahu menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak,” katanya.
Rustam menambahkan, kasus perundungan di Cianjur bukanlah yang pertama terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, ia melihat adanya kecenderungan peningkatan kasus serupa, sehingga perlu dilakukan evaluasi yang lebih serius.
Ke depan, pihaknya akan mendorong pembahasan khusus bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah guna mengetahui sejauh mana upaya yang telah dilakukan dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
“Ini harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terus terulang,” pungkasnya.
**Kahindra
Post Comment